Jaringan Online
Pengen Jalankan Paytren tanpa Keluar rumah, tanpa Keluar modal Transport, Tanpa Face to Face, serta tanpa Sakit Hati ditolak Mentah-Mentah?
Hmmm, Membaca Judul di atas kayaknya enak banget ya.
Emang enak, dan itu bisa dibukatikan, dan akulah salah
seorang bukti yang masih hidup dan sampai sekarang masih jalanin Paytren cukup
dari rumah aja. Hanya bermodal laptop, Modem, dan 2 buah HP android, aku
jalankan Paytren Online. Pokoknya 24 jam
di rumah. Kalo harus keluar paling ambil duit ke ATM, antar anak sekolah, dan
jalan2 refreshing buat ngilangin suntuk. Dan itulah yang selama ini aku dan
juga Mas Aris Sutrisno, mendopllikasikan ke semua Mitra. Jalankan Paytren via
Online, biar kita gak perlu keluar keluar modal lagi. Prospek sana sini, butuh
bensin, butuh jajan nasi Padang dan masih butuh traktir Camit. Iya kalo
Camitnya positif gabung, kalo gak jadi gabung, hayo?
Sebenarnya artikel ini udah lama pernah aku sampaikan di Grup Fb jaringan Herris. Namun perlu aku tulis lagi di Blog ini karena aku rasa sangat penting baut mitra2 baru, terkhusus yang ada di jaringanku.
Sebenarnya artikel ini udah lama pernah aku sampaikan di Grup Fb jaringan Herris. Namun perlu aku tulis lagi di Blog ini karena aku rasa sangat penting baut mitra2 baru, terkhusus yang ada di jaringanku.
Fotoku bareng pasukan Leader Online saat di sebuah sudut Kota di SIngapore
(Hmmm, ini hasil Kerja Paytren Online)
Memanfaatkan Pasar Online
Ketika kita bicara bisnis, yang paling pokok kita lihat dan
pelajari yakni masalah Produk dan Pangsa Pasar. Dua poin yang tidak bisa
dipisahkan dan sama2 menunjuang laju
pesatnya bisnis kita. Misal kita hendak menjual barang mewah yang pangsa
pasarnya harus kalangan menengah ke atas. Hayo, pasti nyali kalian udah nyiut kan? Mundur dulu
kan? Gak bisa ngebayangin gimana kita prospek para eksekutif yang pasti
rumahnya megah yang di depannya selalu ada Waung (anjing border) yang siap
siaga menggongong keras menggetarkan mental kita. Ngeri deh.
Dan di Paytren Produknya berupa aplikasi yang semua kalangan
(sangat) membutuhkannya. Baik orang kecil, orang besar, semua butuh Aplikasi
Paytren. Dan aku yakin seribu yakin, Mitra yang jalankan Offline pasti hanya
berani prospek sodaranya, temannya, mantan pacarnya, dan paling jauh mantan2
teman sekolah atau kuliahnya. Jarang ada yang berani datang ke rumah dinas Wali
kota dan memprospeknya. Jangan wali
kotalah, Wakilnya aja yang agak rendah. Berani gak kalian? Hebat kalo
berani. Mungkin ada juga yang berani, dan aku ancungin 4 jempol deh buat dia. Dan aku yakin, dialah calon Duta Paytren di
tahun tahun mendatang.
Kenapa aku sama Mas Aris merekomendasikan mitra di jaringan
kita untuk jalankan Paytren lewat Online? Karena sungguh kita gak mau kalian
merasakan pahit getirnya ditolak, dihina, dilecehin atau bahkan dikucilkan
saudara. Cukup kita aja yang merasakannya. Sakit banget. Kalo kalian ngalamin juga, dan
mental kalian lemah, sumpah demi apapun, saat itupun kaliaan akan tinggalkan
Paytren. Ini bukan omong kosong. Sudah banyak pembuktian. Ironinya, si Mitra malah bilang, gak sukses
dari Paytren gak pethe’en deh. Paytren
bikin harga diri hancur aja. Hmmm...
Facebook
Ketika kita membidik pasar Online, maka yang muncul di benak adalah Media Sosial (Medsos). Banyak Medsos yang bisa kita jadikan pasar. Dan Facebook adalah pasar yang paling potensi dari sekian medsos lainnya. Karena pengguna FB sudah Wow, siapa sih sekarang yang gak punya FB? Dari kuli bangunan sampai presiden punya FB. Dari anak SD sampai S3, semua pake FB. Dan itulah yang harus kita manfaatkan untuk dijadikan pasar. Dan di FB banyak pasar juga yang tepat dan pas untuk buat kita promosi. Dan kita para leader juga membuat pasar untuk ajang promosi kalian, seperti fanpage2 Doa, grup2 Islami dll. Itu pasar kita. Silakan promosi disana.
Ketika kita membidik pasar Online, maka yang muncul di benak adalah Media Sosial (Medsos). Banyak Medsos yang bisa kita jadikan pasar. Dan Facebook adalah pasar yang paling potensi dari sekian medsos lainnya. Karena pengguna FB sudah Wow, siapa sih sekarang yang gak punya FB? Dari kuli bangunan sampai presiden punya FB. Dari anak SD sampai S3, semua pake FB. Dan itulah yang harus kita manfaatkan untuk dijadikan pasar. Dan di FB banyak pasar juga yang tepat dan pas untuk buat kita promosi. Dan kita para leader juga membuat pasar untuk ajang promosi kalian, seperti fanpage2 Doa, grup2 Islami dll. Itu pasar kita. Silakan promosi disana.
Dan kita pun bukan sekedar mengajak kalian untuk Online,
tapi juga memberikan fasilitas Web replika Gratis sebagai alat Promosi. Ini
yang perlu digaris bawahi. Web Replika itu bukan punya Paytren dan gak ada
hubungannya sama Paytren. Web Replika itu dari kita sebagai alat promosi, jadi
kalian tinggal pakai. Jadi ID dan Paswd pun tentu gak sama dengan ID dan Paswd
dari Paytren. Dan mengenai Web Replika udah banyak didoplikasikan sama Leader2
lainnya. Mereka juga udah pada beli Web Replika sendiri2. Jadi kalo ada yang lupa paswd web Repklika, mintalah ke kita. Tapi kalo Lupa Paswd web Paytren ya mintanya ke paytren sana, bukan komplainnya ke kita.
Keunggulan Paytren Online jelas bisa rasakan. Kita bisa
promosi kapan saja dan dimana saja, dan bisa masuk ke semua kalangan. Intinya, dari Online kita bisa bidik pangsa
pasar dari semua kalangan. Dari semua tingkat ekonomi dan tingkat sosial. Tinggal kita sendiri mau cari pasar yang gimana.
Misal kita mau cari mitra dari kalangan orang2 pemerintah. Cari grup Pemerintah
lalu masuk kesana dan sebar promosi disana.
Misal kalian mau cari Mitra yang para TKW yang punya modal banyak biar gabung Titanium, masuk ke grup2 TKW sana dan sebar promosi disana.
Misal mau cari mitra dari kalangan Artis, masuk ke fanpage atau grup2 Artis dan sebar promosi disana. Tapi dalam menyebar promosi kita juga harus pake etika. Setidaknya minta ijin untuk numpang promosi biar promosi kita tidak dispam dan dilaporin ke pihak FB.
Misal kalian mau cari Mitra yang para TKW yang punya modal banyak biar gabung Titanium, masuk ke grup2 TKW sana dan sebar promosi disana.
Misal mau cari mitra dari kalangan Artis, masuk ke fanpage atau grup2 Artis dan sebar promosi disana. Tapi dalam menyebar promosi kita juga harus pake etika. Setidaknya minta ijin untuk numpang promosi biar promosi kita tidak dispam dan dilaporin ke pihak FB.
Ini Aku diapit dua Duta Paytren saat bertolak ke Surabaya
(Enak kan?: Jalan2 pake pesawat?)
(Enak kan?: Jalan2 pake pesawat?)
So, Online kita bebas promosi atau prospek Camit. Mau
promosi tengah malam gak ada yang ngomelin. Jadi kerja kita bisa 24 jam full
(kalo kalian kuat). Coba kalo Offline, jam 3 malam ngetok pintu rumah Camit untuk diprospek. Hmmmm, jangan deh, pasti
bakal diusir, entar sakit hati.
Namun. Ada namunnya nih, sehebatnya Online tentu juga ada
kelemahannya. Dan kelemahannya akan kalian temukan masing2 dan bisa jadi
berbeda karena sifatnya relatif. Dan tulisan ini aku buat tanpa ada maksud buat
remehin Offline. Offline pun bagus.
Sekali lagi Offline itu juga bagus. Terbukti banyak mitra dari Offline yang
udah pada Sukses. Tapi semua kembali pada diri kita masing2. Kalo kita jago di
Online, jalanin aja. Kalo jago di offline kerjakan aja. Atau lebih sangar lagi
kalo lihai dua duanya. Insha Allah akan cepat Sukses.
Jadi, baik Online maupun Offline itu sama bagus, karena Paytren
bisa dijalankan dua versi itu. Cuma kalo boleh nyaranin, Online tetap jalankan,
karena ibarat laju motor nih, kecepatannya lebih gesit. Bukti Kongkrit adalah
Top Leader Kita (mas Aris Sutrisno), dia jalanin Paytren belum ada 3 tahun,
tapi pencampaian hasil udah menandingi para Founder Paytren. Itu makanya dia
sekarang bisa duduk sejajar dengan para Faunder dan terpilih sebagai salah Satu
Duta Paytren tahun 2016 ini. Dan bukti kongkrit yang lain, ini berdasarkan
kesaksian dari managemen Paytren, Omset Paytren sampai saat ini 60% berasal
dari Mitra Online, dan sisanya baru dari Offline. Dan kenapa Mas Aris terpilih sebagai Duta?
Karena beliaulah Ikon Paytren Online
alias yang membesarkan Paytren dari dunia maya. Maka jangan marah kalo misalnya
kita ini disebut pasukan siluman. Karena gak nampak di Offine tapi bonusnya
gedhe.
Okey, Brow.
Tetap Semangat dan Positif terus. Pesanku lagi. Jangan sekali2 menjelek2an Paytren sekalipun kita disakiti Camit atau merasa berat menjaankan sistem kerjanya. Karena kita ini pengen minta sukses lewat Paytren. Ngomong yang bagus bagus aja. Karena omongan adalah Doa.
Salam Sukses Untuk Kita Bersama.
Yang belum Gabung, mau tunggu apa lagi? Klik aja Disini...
Mari Kita cari duit dari rumah saja.
Tetap Semangat dan Positif terus. Pesanku lagi. Jangan sekali2 menjelek2an Paytren sekalipun kita disakiti Camit atau merasa berat menjaankan sistem kerjanya. Karena kita ini pengen minta sukses lewat Paytren. Ngomong yang bagus bagus aja. Karena omongan adalah Doa.
Salam Sukses Untuk Kita Bersama.
Yang belum Gabung, mau tunggu apa lagi? Klik aja Disini...
Mari Kita cari duit dari rumah saja.


No comments:
Post a Comment